Tujuh Kandungan Kosmetik yang Jadi Kontroversi

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+

Semakin maraknya merek dan jenis produk kecantikan yang bermunculan tentu jadi kabar yang menggembirakan untuk para pencinta riasan. Tapi hal itu juga harus dibarengi dengan pengetahuan akan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, agar dapat memilih mana yang paling sesuai dengan jenis kulit Anda. Bukan itu saja, ternyata ada beberapa kandungan yang masih jadi kontroversi, bahkan dianggap membahayakan untuk kesehatan. Berikut informasi penting yang harus Anda ketahui sebelum membeli produk incaran. Ketujuh bahan ini memang masih jadi perdebatan, namun tak ada salahnya Anda tahu lebih banyak tentang mereka.

1. PARABEN
Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, paraben adalah sejenis bahan pengawet yang biasanya terkandung di dalam produk perawatan wajah dan kosmetik, berfungsi untuk membuat produk tersebut tetap segar tanpa kuman. Dalam label kandungan produk biasanya disebut Methylparabens, Butylparabens, dan Propylparabens.

Terdapat Dalam Hampir semua produk perawatan kecantikan, misalnya deodoran, losion, sunscreen serta produk rias dekoratif.
Kontroversi Dalam sebuah penelitian di tahun 2004, ditemukan jaringan yang mengandung kanker dalam paraben. Jika masuk ke dalam tubuh, paraben akan meniru hormon estrogen dan mengganggu kerja hormon tersebut.
Update Terbaru Paraben mudah masuk ke dalam tubuh, tapi juga mudah dikeluarkan. Belum ada penelitian yang bisa memastikan kalau sisa paraben yang tertinggal di dalam tubuh tidak akan memengaruhi kesehatan dalam jangka waktu lama. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Exposure Science and Environmental Epidemiology menemukan bahwa perempuan dalam kondisi hamil yang menggunakan produk-produk kecantikan seperti kosmetik, losion, ataupun parfum, memiliki tingkat zat paraben yang lebih tinggi di urin mereka dibandingkan wanita yang tidak hamil. Penelitian ini kemudian menyatakan bahwa biasanya paraben yang terkandung dalam kosmetik berada jauh di bawah batas aman, yaitu antara 0,01% sampai 0,3% (batas aman adalah 25%).
Tip JOY Jika kawatir, Anda bisa gunakan produk kecantikan organik yang punya kandungan bahan kimia minimal.

2. SODIUM LAURYL SULFATES
Sulfat biasanya berfungsi untuk membersihkan kotoran dan minyak, serta menghasilkan busa yang lebih banyak di produk sabun dan sampo. Ada banyak variasi bahan dasar dari zat ini, beberapa ada yang sintetis, tapi ada juga yang dari bahan natural seperti kelapa dan kelapa sawit.

Terdapat Dalam  Sampo, sabun, dan produk kecantikan yang menghasilkan busa.
Kontroversi Kandungannya bisa membuat iritasi jika kulit Anda sensitif, apalagi jika terkena mata.
Update Terbaru Produk yang tidak mengandung sulfat ternyata juga sama efektifnya dalam membersihkan tubuh atau rambut. Perbedaannya hanya busa yang dihasilkan tidak terlalu banyak.
Tip JOY Saat ini sudah banyak sampo dan sabun yang tidak mengandung sulfat dengan harga yang sama terjangkaunya. Sebaiknya Anda coba kedua produk tersebut untuk tahu mana yang paling cocok.

3. ALUMINUM COMPOUNDS
Senyawa ini biasanya digunakan untuk mengurangi keringat dengan menutup lapisan kulit yang mengeluarkan keringat sampai beberapa jam setelah produk diaplikasikan.

Terdapat Dalam Deodoran. Produk roll-on dan semprot biasanya mengandung SCH (Aluminum Chlorohydrate), sedangkan stik, gel, dan produk berbentuk padat lainnya menggunakan garam aluminium.
Kontroversi Pada 2005 sebuah penelitian mengungkapkan penggunakan bahan yang mengandung Aluminum Chloride atau Aluminum Chlorhydrate bisa meningkatkan perkembangan sel kanker payudara. Penelitian ini juga mengungkapkan adanya peningkatan risiko terjangkit Alzheimer jika senyawa ini masuk ke dalam tubuh secara terus menerus. Penelitian yang dilakukan sejak tahun 1965 dengan memasukan aluminium ke dalam kelinci menghasilkan penyakit degeneratif seperti Alzheimer.
Update Terbaru Penelitian mengenai hubungan antara senyawa ini dengan kanker payudara memang sudah sering diperbincangkan, namun hingga hari ini National Cancer Institutes of Health belum menemukan bukti bahwa senyawa aluminium menyebabkan kanker payudara. Sedangkan untuk studi soal Alzheimer, mereka telah membuktikan kalau aluminium tidak ada hubungannya dengan kemungkinan Alzheimer.
Tip JOY Jika tubuh Anda tidak memproduksi keringat berlebih, kurangi pemakaian deodoran untuk sehari-hari.

4. PHTHALATES
Sekelompok bahan kimia yang biasanya digunakan untuk membuat bahan lebih lentur dan lembut. Biasanya digunakan untuk mencegah kutek menggumpal, dan di label kandungan produk termasuk dalam kategori wewangian.

Terdapat Dalam Kutek dan hair spray.
Kontroversi Beberapa penelitian mengungkapkan kalau zat kimia ini berbahaya bagi kesehatan reproduksi dan bisa mengganggu fungsi hormonal.
Update Terbaru Walaupun di tahun 2007 ada penelitian dari National Toxicology Program di Amerika yang menyatakan Di (2-ethylhexyl) Phthalate, atau disingkat DEHP, berpotensi jadi zat karsinogen dan mengandung radiasi berbahaya, FDA menyatakan belum ada bukti ilmiah kalau phthalate yang digunakan dalam kosmetik bisa mengganggu kesehatan secara langsung. Kini hampir 99% produsen kosmetik dunia sudah memastikan kalau produk yang mereka luncurkan bebas dari phthalate.
Tip JOY Walaupun sudah dipastikan bebas dari phthalate, ada baiknya Anda memberi jeda kuku untuk “bernapas” dengan memberi jarak antar penggantian kutek.

5. TRICLOSAN
Zat ini digunakan sebagai pengawet sekaligus anti bakteri dalam banyak produk pembersih dan antiseptik.

Terdapat Dalam Sabun, tisu pembersih, deodoran, hand sanitizer, pasta gigi.
Kontroversi Beberapa penelitian menghubungkan triclosan pada fibrosis hati, kanker, dan gangguan hormon. Europian Union menggolongkan triclosan sebagai bahan yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan mata.
Update Terbaru FDA membuktikan bahwa kandungan triclosan yang terdapat dalam produk seperti sabun dan pasta gigi masih dalam komposisi yang aman untuk digunakan sehari-hari, bahkan untuk waktu lama.
Tip JOY Pastikan setiap produk yang Anda gunakan sudah melewati proses pengecekan badan POM Indonesia, serta perhatikan petunjuk penggunaan produk.

6. TALC
Merupakan bubuk mineral yang mengandung magnesium, silikon, hidrogen, dan oksigen. Talc digunakan karena sifatnya yang antilembap dan membuat produk lebih halus.

Terdapat Dalam Berbagai jenis bedak mulai dari bedak untuk badan sampai wajah, juga eye shadow dan perona pipi.
Kontroversi Talc yang belum dibersihkan bisa mengandung asbestos yang bersifat karsinogen (zat yang dapat menyebabkan kanker). Penelitian mengungkapkan, asbestos bisa menyebabkan beberapa jenis kanker seperti kanker rahim, paru-paru, dan uterus.
Update Terbaru Di tahun 2010, FDA menyatakan hampir semua talc yang digunakan dalam produk kecantikan bebas asbestos dan hingga hari ini semua pabrik dan perusahaan kosmetik tetap dalam pengawasan.
Tip JOY Kandungan asbestos dalam talc juga dipengaruhi oleh lokasi penambangan mineral tersebut. Karena itu, pilihlah lini kecantikan ternama yang lebih terpercaya.

7. MINERAL OIL
Merupakan hasil minyak bumi yang biasanya digunakan untuk menjaga kelembapan. Selain itu juga praktis untuk membersihkan riasan dan kulit wajah berminyak. Kemudahan mengakses dan harganya yang reatif murah membuat mineral oil banyak digunakan produsen produk kecantikan.

Terdapat Dalam Obat jerawat, pembersih wajah, losion, hingga pelembab.
Kontroversi Tahun 2011, banyak penelitian menggolongkan minyak bumi ke dalam bahan yang berbahaya untuk lingkungan.
Update Terbaru Penelitian yang telah dilakukan memberikan hasil yang berbeda-beda. Namun, bahan yang digunakan dalam kosmetik merupakan hasil mineral oil yang telah dimurnikan dan merupakan jenis paling aman serta tidak menyebabkan iritasi.
Tip JOY Setelah membersihkan bahkan dengan losion pembersih, selalu bilas dengan air. Selain membuang sisa pembersih, air dingin juga berfungsi menutup pori dan mencegahnya tersumbat. Untuk perawatan, pilih masker dengan bahan alami seperti masker putih telur atau mentimun.

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+