Tujuh Tanda Anda Belum Siap Berkomitmen

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+

Mungkin saat ini Anda tengah menjalin hubungan dengan pria yang spesial. Dia memesona, baik, dan memiliki semua kriteria yang Anda idamkan. Tapi entah kenapa, setelah beberapa lama menjalin hubungan dengan si dia, keinginan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius belum juga ada dalam pikiran. Di luar itu, desakan orang tua untuk segera menikah pun membesar. Dengan halus biasanya mereka mengingatkan, “Tunggu apa lagi, Nak?”

Beberapa peneliti meyakini komitmen adalah bagian dari hubungan yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman di antara pasangan sehingga masing-masing bisa dengan leluasa mencurahkan perasaan, pemikiran, juga hasrat seksual. Banyak yang mengatakan kalau komitmen seperti itu dibangun setelah pernikahan, tapi bagaimana kalau setelah jalani pernikahan Anda merasa semakin jauh dengan pasangan?

Sebelum Anda menjawab desakan dengan membuat keputusan sehidup semati, ada baiknya Anda lihat dulu tanda-tanda kesiapan diri sendiri untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.

LEBIH SUKA BERSENANG-SENANG
Tidak ada yang salah dengan bersenang-senang. Tapi ketika Anda merasa lebih bahagia bersama teman-teman dibandingkan pasangan, itu adalah salah satu tanda Anda belum siap membawa hubungan ke jenjang yang lebih serius. Tapi, jika Anda masih ingin mempertahankan hubungan, coba habiskan waktu lebih banyak dengan si dia, misalnya berlibur bersama. Dengan begitu Anda bisa mengenal pasangan dengan lebih baik.

MALAS MEMBERI KABAR
Jika Anda termasuk tipe orang yang tertutup, mungkin berbagi cerita pada orang lain bukan jadi kebiasaan. Namun sebagai makhluk sosial, ada kebutuhan mendasar untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jika Anda sudah berpasangan, dan memberikan kabar kepada pasangan Anda jadi salah satu hal merepotkan yang enggan Anda lakukan, lebih baik pikirkan lagi keinginan untuk melanjutkan ke komitmen yang lebih serius.

MENGHINDARI MASALAH
Menghindari pertengkaran yang tidak perlu merupakan hal yang wajar dilakukan untuk mempertahankan hubungan. Namun jika Anda sudah menghindari masalah krusial hanya karena enggan bertengkar dengan si dia, itu jadi salah satu pertanda Anda tidak siap berkomitmen lebih. Baik Anda maupun pasangan seharusnya menempatkan kepentingan hubungan sebagai suatu prioritas, dan sadar bahwa menghindar bukanlah suatu solusi.

ANDA TIDAK KENAL SIAPA TEMANNYA
Cara paling mudah untuk mengenal pasangan Anda adalah lewat sahabatnya. Jika Anda tidak kenal satupun teman baiknya atau merasa tidak perlu mengenal teman-temannya, sama artinya Anda menolak mengenal pasangan lebih jauh. Mungkin hubungan yang Anda jalani ini masih butuh waktu lebih panjang untuk dibawa ke jenjang yang lebih serius.

MENGHINDARI ACARA KELUARGA
Berada di lingkungan keluarga orang lain bisa jadi tidak nyaman untuk sebagian orang. Tapi jika Anda merasa tidak perlu melibatkan keluarga dalam hubungan Anda dengan si dia, sudah menjadi tanda yang cukup jelas kalau Anda dan pasangan belum siap berkomitmen lebih serius.

ENGGAN BICARAKAN MASA DEPAN BERSAMA
Anda bisa dengan semangat merencanakan liburan dengan detail kepada pasangan, tapi ketika diajak bicarakan hal-hal serius seperti pernikahan, anak, atau bahkan keuangan, Anda enggan menanggapi. Bisa jadi Anda hanya ingin memiliki hubungan santai tanpa beban.

MASIH ADA YANG INGIN DICAPAI
Anda masih punya mimpi besar yang harus dicapai, dan pernikahan akan menghambat prosesnya. Berhenti bertanya-tanya dan gapai mimpi Anda dahulu. Lebih baik menunda daripada terjebak di pernikahan dengan rasa sesal.

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+