Lady Gaga Dilarang Masuk ke Cina

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+

10859782_G-1Penyanyi Lady Gaga selalu menyerukan perdamaian dan kesetaraan. Melalui berbagai kegiatan dan yayasan yang ia miliki, Gaga memiliki misi menjadikan dunia lebih baik tanpa kekerasan ataupun pertikaian.

Dalam semangat tersebut, ia bertemu dengan Dalai Lama dalam acara United States Conference of Mayors di Indianapolis, Amerika Serikat, minggu lalu. Penyanyi “Born This Way” ini lalu merekam pertemuannya dalam sebuah wawancara berdurasi 20 menit, yang ditayangkan langsung di Facebook. Sayangnya, kegiatan tersebut dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah Cina.

lady-gaga-dalai-lama-JOY

Lady Gaga dalam pertemuannya dengan Dalai Lama

Pertemuan tersebut dianggap sebagai dukungan Gaga untuk kemerdekaan Tibet, sehingga Gaga kemudian dilarang masuk ke Cina. Tidak hanya itu, pemerintah Cina juga melarang penjualan albumnya di Negeri Tirai Bambu. “Tujuan Dalai Lama berkunjung ke negara-negara lain dan juga mengadakan beragam aktivitas adalah untuk mempromosikan kemerdekaan Tibet atas Cina,” ungkap Hong Lei selaku Menteri Luar Negeri Cina. “Kami harap masyarakat internasional tahu akan niatnya tersebut,” tambahnya.

Watch the full video of our live panel on Kindness at The #usmc2016 HERE: http://youtu.be/ikBi_qVJKis

A photo posted by Lady Gaga (@ladygaga) on

Sejak keluarnya larangan tersebut, Gaga belum memberikan komentar resmi. Sementara video wawancaranya sudah ditonton lebih dari tiga juta kali. Dalam wawancara tersebut, Gaga menyampaikan pertanyaan yang diberikan langsung oleh para penonton lewat kolom komentar di media sosial. Penggemar Gaga membelanya karena menganggap isi wawancara tersebut mengisyaratkan perdamaian dan kebaikan antar sesama.

Gaga sendiri bukanlah artis pertama yang diganjar larangan masuk oleh pemerintah Cina. Sebelumnya, Bon Jovi, Maroon 5, dan Bjork juga sempat dilarang datang ke Cina karena dianggap memiliki hubungan dengan Dalai Lama.

“Tidak ada satu orang pun yang terlahir saling membenci. Ini merupakan kesempatan untuk melawan rasa benci yang berujung pada kekeraasan” – Lady Gaga

Aktivitas Gaga untuk mendukung perdamaian pun dilakukannya lewat partisipasinya dalam sebuah video yang dibuat untuk mengenang 49 korban penembakan di kelab di Orlando. Dalam video tersebut, Gaga dan 48 selebriti lainnya menyerukan perdamaian dan gerakan untuk menghentikan kebencian. “Tidak ada satu orang pun yang terlahir saling membenci. Ini merupakan kesempatan bagi masyarakat Amerika untuk melawan rasa benci yang berujung pada kekeraasan,” ungkap Gaga dalam video kampanye Stop the Hate.

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+