Rahasia Bibir Seksi Kylie

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+
kylie-jenner-lip-liner

Artikel ini telah diperbarui. Sebelumnya, Kylie Jenner pernah bantah gunakan cara instan untuk buat bibirnya lebih tebal dan berisi. Ia pun tolak anggapan lakukan operasi plastik. Sang kakak, Kim Kardashian, ikut membela adik bungsunya dengan bilang kalau Kylie hanya pakai trik pensil bibir. Belakangan Kylie akui kalau ia menyuntikkan filler pada bibir. Kim Kardashian sampai ikut buka suara.

Kylie Jenner sempat buat heboh dengan bibirnya. Gadis berusia 17 tahun tersebut tiba-tiba menjadi pembicaraan ketika tampil dengan bibir yang lebih tebal serta berisi. Banyak spekulasi muncul. Tuduhan operasi plastik diarahkan kepadanya. Yang lebih buat gempar, berubahnya salah satu anggota wajah Kylie tersebut menjadi tren yang membuat generasi muda ikut-ikutan ingin punya bibir seperti dia. Di media sosial, hashtag #kyliejennerchallenge mendadak populer. Para perempuan belia mengunggah foto diri dengan bibir seksi ala Kylie, setelah memasukkan bibir ke dalam gelas seloki kemudian mengisap bibir dengan kencang. Seperti yang bisa Anda lihat di bawah ini. Apa benar bibir seseorang dapat berubah secara drastis hanya dengan ilusi riasan?

2015-06-09 21.46.13.kylie

“Kylie akui kalau ia lakukan injeksi filler!”

Setelah beberapa bulan berlalu, fakta akhirnya terkuak. Dalam salah satu episode Keeping Up with the KardashiansKylie akui kalau ia lakukan injeksi filler! Namun, menurut isu yang beredar, pengakuan Kylie disetir oleh Kim. Ia buat Kylie mengaku gunakan filler, dan ketika rekaman akan ditayangkan, Kim menolak untuk memotongnya. Kim bahkan membeberkan kalau Kylie sebenarnya merasa tidak puas dengan bibirnya dan menginginkan bentuk bibir lebih seksi seperti yang dimiliki saudari-saudarinya. Sebuah sumber mengatakan kalau hal itu bikin Kylie enggan berbicara lagi dengan Kim.

Terlepas dari segara kontroversi, JOY tetap apresiasi kejujuran Kylie. Akan tetapi, alangkah lebih baik untuk mensyukuri apa yang telah ada, bukan?

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+

One Comment

    Leave a Reply

    Allowed Tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>