Rita Ora Tuntut Roc Nation

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+
rita ora 1

Setelah dikontrak oleh label rekaman Roc Nation sejak berusia 18 tahun, Rita Ora menuntut label yang membesarkannya tersebut. Ia merasa label rekaman ini mengalami perubahan arah dan melupakannya. Berita yang beredar, Rihanna menjadi salah satu penyebab perubahan sikap Roc Nation terhadap penyanyi berdarah Kosovo ini. “Rihanna tidak pernah menyukai Rita, dan ia telah menggunakan kekuasaannya untuk mengendalikan Roc Nation. Hal itulah yang membuat para label eksekutif tidak tertarik untuk mempromosikan Rita dan albumnya,” ujar salah satu sumber, “lagu-lagu yang awalnya diperuntukkan untuk Rita, sering diambil oleh Rihanna tanpa izin Rita,” tambahnya.

Sang narasumber juga membeberkan kalau Rita telah diperlakukan sangat berbeda dengan kala pertama ia bergabung. Ketika ia pertama kali masuk label rekaman ini, Rita diperlakukan sebagai artis. Namun lama kelamaan pihak eksekutif label rekaman mengalami perubahan ketertarikan. Rita pun kini hanya menjadi suporter dan hampir tidak memiliki hubungan dengan siapapun di label rekaman tersebut.

Tuntutan yang dilayangkan Rita kepada Roc Nation juga menyebutkan label rekaman ini telah mengkerdilkannya dan hanya membantu artis-artis yang dianggap memiliki nilai jual tinggi. Rita menggunakan Code §2855 atau yang juga disebut “Seven Year Rule”, undang-undang yang berhasil memenangkan Olivia De Haviland saat ia menuntut Warner Bros pada tahun 1944. “Hubungan Rita dan Roc Nation sudah rusak dan sangat berbahaya. Untungnya sistem peradilan Calfornia melindungi seniman seperti Rita dari perlakuan label rekaman serupa Roc Nation,” tambah sang narasumber. Apakah Rita akan berhasil memenangkan tuntutannya? Kita tunggu saja kelanjutannya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePin on PinterestShare on TumblrShare on Google+